Anak laki-laki dari seorang imigran asal Indonesia menjadi salah satu dari beberapa lulusan terbaik sebuah sekolah mekanik otomotif di Kaohsiung, bagian selatan Taiwan.

James Chen Boxiang, yang ibunya berasal dari Indonesia sementara ayahnya berasal dari Taiwan, mendapatkan nilai tertinggi didalam dua sertifikat yang diterimanya dari program teknisi untuk mekanik mobil jenjang B, serta dua sertifikat dari program teknisi untuk perbaikan motor – menjadikannya satu diantara para lulusan terbaik dari 213 orang yang menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Menengah Kejuruan Komersial dan Industri Kao Ying tahun ini.

Sebanyak 46 lulusan terbaik menerima dua sertifikat tahun ini di dalam progam teknisi untuk mekanik mobil jenjang B, sementara kebanyakan lainnya hanya mendapatkan satu sertifikat didalam kategori yang sama, Unntv.tw, sebuah outlet berita di Kaohsiung, melaporkan.

Selama sekolah, Chen harus memberikan usaha lebih karena dia dilahirkan dalam keluarga yang kurang mampu, dengan ibunya harus bekerja keras untuk merawat keluarga dan ayahnya.

Dia memilih jurusan teknik mesin dengan harapan lewat karir tersebut dia dapat menggantikan ibunya dalam mendukung keluarganya secepat mungkin. Dia juga berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Chen mengatakan dia tidak mau orang tuanya kuatir terhadap dirinya. Dia ingin mendedikasikan hidupnya untuk benar-benar menguasai ilmu mekanik otomotif, menurut laporan berita Taiwan Times.

Di Taiwan, seseorang yang memiliki sertifikat teknik untuk mekanik mobil jenjang B dapat mendaftar pekerjaan memperbaiki mobil dan, setelah pengalaman kerja sebanyak 1,600 jam, dapat mengikuti ujian untuk menjadi teknisi jenjang A. Upan minimum seorang teknisi di Taiwan adalah sekitar NT$22,000 (US$780).

Original: Indonesian immigrant’s son shines in mechanics school