Kompleks ASEAN Square berlantai 13 di Taichung, Taiwan, telah menjadi rumah kedua bagi banyak pekerja migran di kota tersebut dan ini mendorong perputaran bisnis di pusat pertokoan itu yang mencapai lebih dari NT$100 juta (US$3.34 juta), menurut pemerintah kota Taichung.

Ledakan penjualan “Minggu Besar” tercatat pada hari Minggu kedua dalam bulan ini, yang juga merupakan hari bayaran upah kerja kebanyakan pekerja migran di kota tersebut, United Daily News melaporkan.

Pekerja migran dari wilayah tetangga seperti Miaoli dan Changhua pun biasanya datang berbelanja di kompleks perbelanjaan tersebut untuk membeli pakaian, komputer, perangkat komunikasi serta produk-produk elektronik lainnya.

Selain itu, Badan Pengembangan Ekonomi Pemerintah kota tersebut juga sering mengadakan acara-acara dalam perayaan berbagai macam festival yang biasanya dirayakan di Indonesia, Vietnam, Filipin dan Thailand, membuat para pekerja migran di kota Taichung merasa seperti ada di kampung halaman mereka sementara mereka tinggal di Taiwan.

Acara besar berikutnya adalah Idul Fitri, perayaan bagi para umat Muslim di bulan Juni nanti, yang menandakan berakhirnya bulan Ramadhan, bulan dimana para umat Muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Seorang pekerja migran asal Vietnam mengatakan kepada reporter bahwa setiap akhir pekan dia selalu mengunjungi ASEAN Square untuk bertemu dengan teman-teman sebangsanya dan juga untuk mendapatkan teman-teman baru, serta untuk berbelanja.

Original: Taichung’s ASEAN Square is migrants’ ‘second home’