Seorang anak laki-laki Hong Kong berusia 12 tahun, yang menuliskan sebuah surat publik untuk menyatakan ucapan terima kasihnya kepada polisi yang menemukan adiknya yang hilang karena tertinggal dalam kendaraan umum, mengakui bahwa dirinyalah yang terlah meninggalkan saudara perempuannya didalam bus.

Bocah bermarga Chan tersebut menuliskan suratnya kepada Kepolisian Hong Kong pada tanggal 20 April dan mengatakan bahwa dia dan adik perempuannya yang berusia sembilan tahun, beserta dengan seorang pembantu, mengambil bus KMB no. 1A jurusan Sau Mun Ping, Kowloon setelah selesai sekolah sekitar pukul 4:40 sore, Harian Sing Pao melaporkan.

“Saya yang dengan ceroboh telah meninggalkan adik saya yang saat itu dalam keadaan tertidur di dalam bus,” Chan menuliskan dalam suratnya dan menambahkan bahwa dia tidak sadar bahwa adiknya masih tertinggal di dalam bus saat dia turun dari bus bersama dengan pembantunya.

Setelah menyadari bahwa adiknya hilang, Chan segera memberitahukan hal tersebut kepada ayahnya sebelum dia kemudian menghubungi 999 untuk bantuan polisi. Bocah tersebut mengatakan tiga polisi yang sedang berpatroli di daerah sekitar Sau Ming Road pun menolongnya mencari adiknya, yang 30 menit kemudian diketemukan dalam keadaan baik.

Chan mengatakan dia menghargai tindakan cepat yang diambil oleh para polisi dan dia pun berterima kasih kepada para petugas dari Kantor Polisi Ngau Tau Kok tersebut untuk kerja keras mereka.

Laporan media yang ada tidak menunjukkan apakah sang pembantu disalahkan oleh majikannya setelah kejadian tersebut.

Original: Boy says he is responsible for leaving younger sister on bus