Sebuah pasangan asal Malaysia pagi ini telah menyumbangkan sejumlah uang dengan nilai total sekitar US$45,000 atas nama anak laki-laki mereka yang baru-baru ini meninggal dunia di usia dini, 22 bulan, oleh karena penyakit leukemia, kepada lima keluarga yang sedang menghadapi tagihan rumah sakit yang besar untuk anak-anak mereka yang sakit.

Pada tanggal 22 April, pasangan keluarga Khoo menemukan anak laki-laki mereka yang berusia 22 bulan terkena demam dan gusi berdarah. Mereka segera membawa anak tersebut ke Singapura untuk pemeriksaan medis, surat kabar Malaysia Harian Sin Chew melaporkan.

Anak laki-laki tersebut didiagnosa menderita leukemia akut, yang akhirnya merengut nyawanya pada pagi hari di tanggal 5 Mei.

Pasangan Khoo yang sempat dibantu dengan sumbangan dari masyarakat untuk membiayai pengobatan anaknya tersebut akhirnya memutuskan untuk menyumbangkan sisa sumbangan tersebut untuk keluarga lain yang membutuhkannya atas nama anak mereka yang telah meninggal.

Dua orang anak yang sedang menerima pengobatan di dua rumah sakit di Singapura masing-masing menerima sumbangan sebesar S$20,000 (US$14,900) – yang seorang adalah balita berusia 15 bulan di Rumah Sakit Universitas Nasional yang menderita infeksi bakteri setelah menerima transplantasi hati, sementara yang satunya adalah seorang anak laki-laki berusia dua tahun di Rumah Sakit Gleneagles yang menderita Neuroblastoma.

Keluarga dari anak laki-laki berusia dua tahun tersebut berharap dapat menggalang dana sumbangan dari luar negeri sebesar S$1.2 juta untuk biaya pengobatan anak tersebut dan ayahnya yang berusia 35 tahun pun sangat berterima kasih atas kemurahan hati pasangan Khoo.

Sementara itu, dua orang anak masing-masing berusia satu tahun serta seorang bocah asal Indonesia yang berusia tujuh tahun, yang ketiganya dirawat di sebuah rumah sakit di Malaysia, masing-masing menerima sumbangan sebesar 20,000 ringgit (sekitar US$5,000) dari pasangan Khoo.

Original: Couple who lost son donate US$45,000 to sick kids