Tiga penulis novel asal Indonesia telah menerima penghargaan didalam acara ASEAN Book Awards 2018, yang diadakan di sela-sela acara Kuala Lumpur International Book Fair di Putra World Trade Centre di Malaysia.

Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono memenangkan penghargaan buku kompilasi terbaik, sementara Dilan – Dia Adalah Dilanku 1990 oleh Pidi Baiq mendapatkan penghargaan buku fiksi terbaik. Sang Pemimpi oleh Andrea Hirata menerima penghargaan buku adaptasi terbaik, The Jakarta Post melaporkan.

Selain itu, Damono juga menerima penghargaan menulis produktif untuk bukunya yang berjudul Yang Fana Adalah Waktu, yang merupakan novel ketiga dari karya triloginya, Hujan Bulan Juni, menurut laporan berita majalah Tempo.

Tahun ini, Indonesia bersama dengan Arab Saudi dan Kedah dipilih sebagai tamu kehormatan didalam acara pameran buku internasional di Kuala Lumpur tersebut.

Pameran yang berlangsung sampai pada tanggal 6 Mei, hari Minggu ini, adalah salah satu acara sastra terbesar di Asia Tenggara, dengan pengunjung sekitar dua juta orang di setiap kalinya acara diadakan.

Ketua Asosiasi Penerbit Indonesia Rosidayati Rozalina mengatakan bahwa pameran ini merupakan sebuah kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan buku-buku serta karya sastra lainnya yang dibuat oleh anak bangsa.

Indonesia membawa lebih dari 1,000 judul buku ke pameran tersebut, termasuk buku anak-anak, literatur, kerajinan tangan, ilmu pengetahuan, komik dan keagamaan.

Original: Indonesian writers win awards at KL International Book Fair