Seorang pekerja migran Indonesia didakwa dengan sebuah tuduhan desersi atau meninggalkan dengan tujuan menelantarkan di wilayah Hsinchu, Taiwan, setelah dia diduga meninggalkan seorang pria lanjut usia berkursi roda di sebuah jalanan lima tahun yang lalu sebelum dia kemudian melarikan diri.

Pada tanggal 6 Januari 2013, pukul 10 pagi, seorang pengasuh bernama Uni, yang telah dipekerjakan untuk merawat pria lansia yang dimaksud, diketahui telah membawa pria berkursi roda tersebut ke Jalan Chanye di daerah Zhudong untuk menikmati sinar matahari, The Liberty Times melaporkan pada hari Selasa.

Namun tersangka dituduh telah meninggalkan pria lansia tersebut di kursi rodanya sendirian di sebuah jalanan. Pria yang terbilang sangat lemah oleh karena sebuah penyakit serius yang dideritanya tersebut diketahui menjatuhkan diri ke jalanan secara sengaja, dengan harapan ada orang yang dapat melihatnya.

Sejam kemudian dia ditemukan oleh anak laki-lakinya, yang kemudian menghubungi polisi karena sang perawat tidak ditemukan disekitarnya.

Uni baru ditangkap tahun ini dan dia memberitahukan kepada polisi bahwa dia tidak meninggalkan pria lansia tersebut di jalanan, melainkan membawanya ke rumah istrinya, baru kemudian Uni melarikan diri sementara membuang sampah.

Namun, sang anak laki-laki bersikeras bahwa Uni telah meninggalkan ayahnya di jalanan.

Media mengatakan bahwa wanita tersebut menghadapi dakwaan desersi atau meninggalkan dengan tujuan menelantarkan.

Original: Indonesian caregiver accused of elderly abuse in Taiwan