Beberapa laporan keluhan telah diajukan oleh warga Singapura Minggu kemarin oleh karena antrian lebih dari 100 pekerja rumah tangga asing didepan sebuah tempat peminjaman uang yang memblokir jalur pejalan kaki dan membuat kebisingan.

Tempat peminjaman uang yang terbilang baru tersebut menjadi terkenal semenjak mereka memperkenalkan bulan lalu sebuah program baru bagi pekerja rumah tangga asing di Singapura.

Terbilang sejak 15 April, toko yang terletak di Jalan Jurong Gateway tersebut menarik minat para pekerja rumah tangga asing dengan menawarkan bunga pinjaman yang rendah serta cara pembayaran yang lebih fleksibel, surat kabar Singapura Lianhe Wanbao melaporkan.

Pinjaman tunai maksimum sebesar S$1,000 (US$744) bisa langsung didapatkan oleh peminjam yang telah mengisi formulir ajuan peminjaman dan melengkapi seluruh dokumen penting yang dibutuhkan.

Pada tanggal 6 Mei di pagi hari, lebih dari 100 pekerja rumah tangga dilaporkan mengantri didepan toko peminjaman uang yang dimaksud dan mereka saling mengobrol satu dengan yang lainnya dengan suara keras.

Seorang wanita berusia 47 tahun yang memiliki sebuah toko disekitar daerah tersebut mengatakan bahwa sebelumnya tempat peminjaman uang yang dimaksud tidak buka pada hari Minggu sampai kepada pertengahan April.

Sekarang tempat peminjaman tersebut telah membuat banyak orang disekitar daerah itu merasa tidak nyaman oleh karena kerumunan orang banyak yang mengantri untuk pinjam uang tersebut menyebabkan terlalu banyak kebisingan dan terblokirnya jalur bagi pejalan kaki, sehingga sulit bagi orang lain untuk berbelanja di lingkungan sekitar.

Pada siang hari di hari Minggu tersebut polisi pun diminta untuk menjaga keteraturan.

Sementara itu, manajer dari tempat peminjaman tersebut memberitahukan kepada reporter bahwa mereka mengenakan biaya layanan sebesar 10% dan bunga pinjaman sebesar 3.92% dari total jumlah pinjaman bagi seluruh peminjam, baik warga lokal maupun pekerja rumah tangga asing.

Seorang pekerja rumah tangga yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa toko pinjaman uang tersebut terkenal dikalangan komunitasnya karena bunga pinjaman yang tergolong lebih rendah dan ketentuan-ketentuan pembayaran yang fleksible dibandingkan beberapa toko pinjaman uang lainnya.

Original: Maids queuing for loans block Singapore sidewalk