Semenjak tanggal 1 September, pekerja rumah tangga asing yang mengajukan ijin kerja di Singapura sudah bisa membuka rekening di Bank POSB, sebuah usaha pemerintah untuk mengurangi perselisihan terkait masalah gaji.

Kepala Pusat Pekerja Rumah Tangga Yeo Guat Kwang mengatakan bahwa rekening bank akan menyimpan catatan transfer gaji sehingga ini dapat menyelesaikan masalah perselisihan antara pekerja rumah tangga dan majikan, The Straits Times melaporkan.

“Kami ingin lebih aktif dalam menyelesaikan perselisihan terkait masalah gaji,” demikian ungkap Yeo.

Dia menegaskan bahwa para pekerja rumah tangga yang sedang dalam proses mengajukan ijin kerja sudah bisa membuka rekening Bank POSB tanpa persyaratan setoran minimum.

Kartu ATM yang mereka terima pada saat sampai di Singapura akan berguna untuk beberapa layanan dan mereka pun masing-masing akan menerima sebuah kartu SIM secara gratis.

Sementara itu, para pekerja rumah tangga yang sudah sementara bekerja di Singapura dapat mengajukan permohonan untuk layanan yang sama di kantor-kantor cabang Pusat Pekerja Rumah Tangga di City Plaza, Peninsula Plaza dan Union Square.

Seorang pembantu Indonesia bernama Iswati, 32, yang telah bekerja di Singapura selama enam tahun, mengatakan layanan bank yang dimaksud sangat berguna dan memberikan kemudahan baginya. Dia tidak pernah mengalami masalah dengan pembayaran gajinya.

Tahun lalu, Pusat Pekerja Rumah Tangga berhasil mendapatkan kembali gaji para pembantu yang belum dibayar oleh majikan mereka dengan total sebesar S$52,543 (US$39,000).

Original: Maids urged to open bank accounts to reduce disputes