Seorang wanita Indonesia di Taichung, Taiwan, yang adalah seorang ibu rumah tangga tanpa suami dan tidak pernah menikah, sekalipun fasih didalam bahasa lokal, telah cukup lama menghadapi kesusahan untuk kembali bekerja, namun akhirnya dia berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah organisasi non-profit lewat sebuah program ketenagakerjaan pemerintah.

Wanita tersebut telah menganggur selama empat tahun karena harus merawat anaknya yang didiagnosa memiliki masalah keterlambatan dalam pertumbuhan, menurut laporan berita China Times.

Namun sebentar lagi anaknya sudah harus menerima pendidikan sekolah dan sang ibu pun mulai cemas mengenai biaya kehidupan yang akan segera melonjak. Seorang tetangganya mengetahui situasi wanita tersebut dan menganjurkannya untuk meminta pertolongan kepada Pusat Pelayanan Ketenagakerjaan Taichung, yang kemudian mengarahkannya kepada Taiwan Sunshine Women’s Association.

Di tempat itu dia belajar membuat kue, roti kukus, biskuit dan lain sebagainya. Saat dia mendapatkan jadwal kerja di akhir pekan, dia diijinkan untuk membawa anaknya ke tempat kerja dan anaknyapun dijaga bersama-sama oleh teman-teman sepekerjanya didalam ruangan karyawan.

Wanita tersebut mengatakan dia sangat berterima-kasih terhadap usaha pemerintah dalam menolongnya mendapatkan pekerjaan kembali. Dia juga berterima-kasih kepada tempatnya bekerja karena telah memberikan waktu kerja yang fleksibel serta menerimanya dan anaknya sebagai keluarga.

Original: Indonesian single mom helped to rejoin job market in Taiwan