Seorang pria Indonesia yang berada di Taiwan untuk mengikuti sebuah program magang di sebuah pabrik elektronik di Wilayah Miaoli, Taiwan bagian barat, telah kehilangan kartu debit bank nya pada awal bulan Mei.

Kartu tersebut ternyata dicuri oleh seorang teman yang juga mengikuti program magang yang sama, yang kemudian menggunakannya untuk membayar hutang pembelian sejumlah barang.

Pemilik kartu melaporkan kehilangannya kepada Kepolisian Wilayah Miaoli Cabang Tongxiao setelah dia menyadari pada awal bulan Mei bahwa kartu debit VISA nya telah dicuri, yaitu setelah dia menerima SMS mengenai delapan transaksi “misterius” yang bernilai total NT$30,000 (US$1,000), The Liberty Times melaporkan.

Petugas yang berwajib pun memeriksa rekaman kamera keamanan ditempat dimana kedelapan transaksi yang mencurigakan tersebut dilakukan dan mendapati wajah dari pelaku disebuah cabang penyedia layanan telekomunikasi di daerah Dajia, Taichung.

Pemilik kartu mengidentifikasikan pelaku sebagai salah satu teman sekelasnya dalam program magang yang sama di pabrik yang terletak di kota Yuanli, yang juga berasal dari Indonesia.

Polisi pun melakukan pemeriksaan di kamar hostel tempat pelaku tinggal, dimana sebuah telpon genggam Apple iPhone 8 baru ditemukan dan disita sebagai barang bukti. Pelaku mengakui kepada polisi telah mencuri kartu debit temannya dan menggunakannya untuk membeli barang.

Pelaku akhirnya ditangkap atas tuduhan pencurian dan penipuan dan kasus inipun diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Wilayah Miaoli.

Original: Indonesian charged over theft of compatriot’s card