Seorang pria berusia 40 tahun meninggal pada saat upacara pemakaman ibunya – setelah mengalami luka serius pada bagian kepalanya yang tertimpa peti jenazah sang ibunda saat dia dan beberapa orang pria lainnya sedang mengangkat peti tersebut dan tiba-tiba terjatuh pada hari Jumat lalu.

Samen Kondorura bersama-sama dengan beberapa pengusung jenazah pada saat itu sedang mengangkat peti ibunya sementara menaiki sebuah tangga bambu untuk meletakkan peti tersebut pada lakkian – sebuah tempat persemayaman jenazah dalam adat Toraja, yang terbuat dari kayu – di lembah Parinding di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada tanggal 15 Juni.

Ketika tangga bambu tersebut tiba-tiba jatuh, bersamaan dengan para pengusung dan peti jenazah, Kondorura langsung tertimpa peti pada bagian kepalanya.

Pria tersebut akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit oleh karena luka serius di bagian kepalanya, AFP melaporkan dengan mengutip Kapolres Tana Toraja Julianto Sirait.

Sebuah video klip yang diambil oleh seseorang yang menghadiri pemakaman memperlihatkan kejadian saat para pengusung jenazah sementara menaiki tangga bambu ketika mereka tiba-tiba jatuh. Polisi menemukan bahwa tangga bambu tersebut tidak dibuat dengan baik oleh pemerintah setempat, namun keluarga Kondorura menolak untuk mengajukan tuntutan.

Jenazah pria tersebut akhirnya dikuburkan bersamaan dengan ibunya yang bernama Berta, Standard Media melaporkan.

Original: Indonesian man crushed to death by his mother’s coffin