Tiga orang pria yang berasal dari Asia Selatan telah ditahan di Hong Kong atas tuduhan mabuk disertai dengan perilaku tidak teratur setelah merusak sebuah taksi pada saat pengemudi taksi tersebut menolak mereka sebagai penumpang di wilayah Wanchai pada hari Minggu malam, sebagaimana terlihat dalam sebuah video.

Ketiga pria tersebut terlihat dalam video memukul beberapa pintu serta kaca depan kendaraan taksi tersebut, dan seorang diantara mereka bahkan melompat keatas serta menginjak-injak tanda taksi yang ada diatas kendaraan itu.

Menurut laporan yang ada, pengemudi taksi tersebut menolak untuk membawa mereka sebagai penumpang oleh karena takut terkena denda sebesar HK$560 (US$70) karena mengambil penumpang sementara berhenti di lampu merah, di daerah yang memiliki dua garis kuning, yang berarti tidak boleh berhenti.

Apple Daily melaporkan bahwa salah satu dari ketiga pria tersebut juga duduk didepan taksi itu untuk menghalanginya jalan sementara terus melanjutkan minum bir. Seluruh kejadian ini terekam dalam kamera oleh pengguna jalan lainnya yang mengambil foto serta video, sementara beberapa orang lainnya menghubungi polisi.

Salah satu pelaku perusakan taksi diketahui terluka dan dikirim ke Rumah Sakit Ruttonjee sebelum ditahan.

Seorang saksi mata yang juga berasal dari salah satu negara Asia Selatan mengatakan kepada reporter bahwa dia sangat kecewa dengan kelakukan ketiga pelaku perusakan taksi tersebut karena itu dapat menodai citra seluruh komunitas etnis minoritas di Hong Kong.

Sementara itu, pengemudi taksi yang bersangkutan memberitahukan kepada polisi bahwa ketiga pelaku pertama-tama mencoba untuk menghentikannya di tengah jalan, tetapi dia berhasil melewati mereka dan mempercepat laju kendaraan. Namun mereka terus mengejarnya dan akhirnya berhasil menghentikannya oleh karena dia memang harus menghentikan kendaraan di lampu merah.

Sekalipun dia tidak terluka, pengemudi tersebut mengatakan dia akan mengalami susah tidur untuk beberapa saat karena ketakutan yang dialaminya serta memikirkan biaya yang harus dia bayar untuk memperbaiki kendaraan taksi tersebut.

Original: Intoxicated trio arrested for vandalizing taxi in Hong Kong