Seorang wanita Indonesia tewas setelah ditelan oleh seekor ular piton sepanjang tujuh meter di sebuah desa di Pulau Muna di provinsi Sulawesi Tenggara minggu lalu.

Pada hari Kamis lalu, Wa Tiba yang berusia 54 tahun diketahui pergi pada malam hari untuk memeriksa kebun sayurnya namun dia tidak kembali malam itu. Pada Jumat pagi, keluarga Tiba mencoba untuk mencarinya namun hanya menemukan beberapa barang kepunyaannya, seperti sendal dan lampu senter, menurut laporan berita Chronicle.

Mereka pun terus mencari wanita hilang tersebut dan kemudian menemukan seekor ular piton atau juga dikenal dengan ular sanca, yang memiliki perut yang mengembang, sekitar 50 meter dari tempat dimana barang-barang Tiba ditemukan.

Penduduk setempat pun membawa ular sepanjang tujuh meter tersebut kembali ke desa mereka dimana ular tersebut dibunuh dan tubuhnya yang menggelembung pun dibelah. Tubuh Tiba ditemukan didalam ular tersebut masih dalam keadaan utuh, lengkap dengan seluruh pakaiannya. Korban telah dimakan ular tersebut di bagian kepalanya terlebih dahulu.

The body of Wa Tiba (bottom) lies next to a python after villagers cut open the snake which was found bloated in the village of Persiapan Lawela on the island of Muna, offshore of Sulawesi, on June 16, 2018. Photo: AFP
The body of Wa Tiba (bottom) lies next to a python after villagers cut open the snake which was found bloated in the village of Persiapan Lawela on the island of Muna, offshore of Sulawesi, on June 16, 2018. Photo: AFP

Ini adalah kasus kedua dalam dua tahun belakangan ini dimana seorang manusia dimakan oleh seekor ular piton di Indonesia. Pada bulan Maret tahun lalu, seorang pria berusia 25 tahun ditelan secara utuh oleh seekor ular pinton di provinsi Sulawesi Barat. Namun, laporan mengenai manusia yang terbunuh oleh ular piton di negara tersebut sangatlah langka.

Original: Woman swallowed by 23-foot python in Indonesia