Sebuah video yang menunjukkan seekor anjing besar yang terlihat syok ketika pemiliknya memotong sebuah es krim berbentuk anak anjing dengan sebuah sendok, telah menjadi viral di Internet, membawa keberuntungan dan ketenaran kepada sang pembuat es krim tersebut di Taiwan.

J.C. Co Art Kitchen dari Kaohsiung telah menarik begitu banyak pelanggan semenjak mereka meluncurkan es krim anak anjing tersebut di akhir Juni, New Straits Times melaporkan. Es krim berbentuk anak anjing tersebut memerlukan waktu selama lima jam untuk membuatnya dengan berbagai rasa yang disesuaikan dengan jenis anak anjing yang dibuat.

Pelanggan dapat memilih dari earl grey Labrador, pug cokelat atau shar-pei kacang, dengan harga sebesar US$6 setiap serving nya. Toko es krim tersebut hanya membuat 100 anak anjing setiap hari nya.

Pemilik toko berkata dalam sebuah wawancara bahwa dua dari produk-produk es krim nya dibuat untuk memperingati anjing-anjing milik seorang temannya.

Sementara beberapa orang yang menonton video online tersebut merasa jijik mengenai makan es krim berbentuk anak anjing, yang lainnya berkata mereka tidak merasa ada yang salah tentang makan es krim tersebut.

Sejauh ini, aktivis hak-hak hewan tidak memiliki keluhan mengenai produk es krim yang dimaksud, sekalipun banyak aktifis telah berusaha untuk mempromosikan larangan terhadap perdagangan serta pengkonsumsian daging anjing di negara-negara Asia seperti Indonesia, Korea Selatan, Vietnam dan Tiongkok.

Beberapa orang lainnya juga mengkritik para pemilik anjing yang memakan es krim berbentuk anak anjing tersebut di depan hewan peliharaan mereka, karena itu akan membingungkan dan dapat menjadi trauma bagi hewan-hewan tersebut. Namun begitu, tetap banyak pemilik anjing yang menguji reaksi hewan peliharaan mereka dengan mengkonsumsi es krim tersebut di hadapan anjing mereka.

https://www.youtube.com/watch?v=hL6Ihdu9ImU

Original: Puppy ice-cream dessert a bit too ruff for many