Sebuah keluarga beranggotakan empat orang di Melaka, Malaysia memohon bantuan keuangan karena sang istri yang berasal dari Indonesia dan berusia 38 tahun perlu dioperasi untuk mengangkat tumor di otak nya, menurut sang suami yang berusia 52 tahun.

Pria itu berkata, istrinya, yang dinikahinya 17 tahun yang lalu, telah didiagnosa oleh Rumah Sakit Umum Melaka memiliki tumor otak, setelah sang istri merasa tidak sehat dan mengalami pusing kepala secara terus-menerus selama empat bulan belakangan ini, surat kabar Malaysia Sin Chew Daily melaporkan.

Pria yang mencari nafkah bagi keluarganya sebagai pedagang kaki lima itu berkata bahwa operasi di Rumah Sakit Kuala Lumpur dapat mengenakan biaya sebesar 30.000 ringgit, yang mana mereka jelas-jelas tidak mampu untuk membayarnya.

Untungnya, setengah dari biaya operasi tersebut telah tersedia oleh karena penggalangan dana yang dilakukan oleh dua organisasi lokal yang beranggotakan warga dan kelompok dagang lokal di komunitas Bunga Raya serta penemu dari Rumah Laotehko.

Sementara itu, anak laki-laki pasangan tersebut yang berusia 12 tahun pun juga memerlukan operasi oleh karena radang amandel, sedangkan anak perempuan mereka yang berusia enam tahun sampai saat ini belum dapat mulai masuk sekolah taman kanak-kanak, sebelum keadaan keuangan keluarga miskin tersebut membaik.

Kepala dari kedua organisasi lokal yang dimaksud membantu keluarga ini untuk memohon bantuan dari masyarakat untuk memberikan donasi untuk membayar biaya rumah sakit yang dibutuhkan.

Original: Poor man’s wife needs 15,000 ringgit for brain surgery