Keluarga dari seorang pekerja rumah tangga Indonesia yang berusia 48 tahun pada saat tewas tertimpa batang pohon yang jatuh di Hong Kong pada hari Selasa telah memohon bantuan untuk memulangkan jenasah korban ke Indonesia secepatnya.

Korban bernama Jumiati Supadi yang telah bekerja pada sebuah keluarga Hong Kong yang sama selama 12 tahun, meninggal setelah kejatuhan batang pohon di Shun Lee Estate, Kowloon, situs berita HK01.com melaporkan dengan mengutip liputanbmi.com.

Anak laki-laki dan anak perempuan Jumiati dikabarkan masih dalam keadaan syok setelah mendengar kabar buruk tersebut dari seorang teman yang bekerja di Hong Kong. Mereka masih sempat berbicara dengan ibu nya di telepon dan sang ibu kedengaran senang, tepat sehari sebelum kecelakaan tersebut.

Jumiati yang berasal dari Jawa Timur pertama-tama bekerja untuk ibu dari majikan laki-lakinya sekarang yang bermarga Wong. Setelah ibu dari majikan tersebut meninggal, Wong mempekerjakan pekerja migran asal Indonesia tersebut dan tugas utamanya hanyalah memasak, Apple Daily melaporkan.

Salah seorang teman Jumiati sesama pekerja migran Indonesia berkata bahwa korban memiliki hubungan yang baik dengan keluarga majikannya, dan menegaskan bahwa korban semasa baik dikenal sangat baik dan sopan.

Sementara itu Konsula-Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong berkata tadi malam bahwa pihaknya akan mangatur pemulangan jenasah Jumiati Supadi kembali ke Indonesia.

Pakar tentang pohon yang bernama Jim Chi-yung, yang juga merupakan seorang profesor geografi dan pengetahuan alam dari Universitas Pendidikan, mengatakan bahwa batang pohon yang jatuh menunjukkan adanya kerusakan oleh karena pembusukan pada pohon tersebut, Sing Tao Daily melaporkan.

Pohon yang bersangkutan telah terinfeksi dengan jamur yang membuatnya tidak sehat, sementara pertumbuhan pohon tersebut juga tidak baik oleh karena pohon itu ditanam pada sebuah lereng dengan bagian akar nya ditutup dengan semen, demikian ungkap Jim.

Sebanyak lima orang telah tewas oleh karena kejatuhan batang pohon dalam dekade terakhir ini.

Original: Family seeks help to repatriate body of maid killed by falling tree