Sebuah foto yang menunjukkan seorang pembantu migran sedang duduk di pinggir jalan, diluar sebuah restoran Tionghoa di Hougang, Singapura, dimana majikannya sedang makan, telah menjadi viral Rabu yang lalu dan membuat banyak netizen mengkritik dan menuduh pasangan majikan tersebut arogan dan melakukan perbudakan moderen.

Seorang netizen berusia 38 tahun yang meminta identitasnya dirahasiakan berkata bahwa dia mengambil foto tersebut karena melihat pasangan tersebut dan sang pembantu sampai di restoran secara bersamaan, namun pembantu tersebut kemudian hanya duduk di pinggir jalan sementara menunggu majikannya menikmati makanan mereka di restoran itu, The Independent Singapore melaporkan.

Dia menambahkan, apakah itu pilihan sang pembantu atau bukan, sangatlah tidak berpengertian untuk pasangan tersebut meninggalkannya diluar, dibawah terik matahari, dimana seharusnya tidak sukar bagi mereka untuk menambah satu kursi saja untuk sang pembantu itu duduk bersama mereka di dalam restoran.

Foto tersebut pun telah menuai sekitar 1.200 komentar dan 6.200 reaksi, serta telah diteruskan sebanyak 8.600 kali semenjak diposkan pada kelompok Facebook “SBS – Sure Boh Singapore” pada tanggal 7 Agustus pagi.

Banyak netizen mengatakan bahwa pasangan tersebut kurang menghargai sang pembantu dan setidaknya mereka seharusnya menyediakan sebuah bangku kepada pembantu tersebut.

Sementara itu, beberapa netizen juga menceritakan pengalaman mereka sendiri dimana kemungkinan pembantu itu sendiri yang tidak mau duduk bersama majikannya saat mereka makan, atau dia takut adanya makanan tertentu yang dilarang ajaran agamanya.

Original: Maid seen sitting on the sidewalk while employers dine