Dua pembantu Filipina meninggal di Hong Kong pada akhir Juli dan awal Agustus, diperkirakan karena panasnya cuaca di kota tersebut, menurut Atase Tenaga Kerja Nida Romulo, yang juga merupakan kepala dari Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina.

Kedua pembantu yang dimaksud ditemukan tewas dalam kamar mandi di tempat tinggal majikan mereka, sunwebhk.com melaporkan.

Seorang petugas dari Kantor Administrasi Kesejahteraan Tenaga Kerja Luar Negeri yang bernama Lorna Obedoza berkata bahwa korban pertama berusia 62 tahun dan berasal dari La Union. Dia telah bekerja di Hong Kong sejak 2007 dan ditemukan dalam keadaan meninggal di bak mandi dalam rumah majikannya di Mid Levels pada tanggal 28 Juli.

Korban kedua, yang berusia 54 tahun dan berasal dari Ilocos, telah bekerja di Hong Kong sejak 2006. Dia ditemukan meninggal pada Jumat pagi. Majikannya menemukan korban sudah dalam keadaan tak bernyawa di lantai kamar mandi di sebuah apartemen di Tseung Kwan O, New Territories.

Namun Romulo mengatakan bahwa Polisi masih belum dapat mengkonfirmasi apakah kematian kedua korban benar-benar disebabkan oleh karena cuaca. Dipercayai bahwa kedua wanita Filipina tersebut tidak memiliki penyakit kronis apapun dan keduanya meninggal setelah pingsan di kamar mandi, Hong Kong Economic Times melaporkan.

Polisi juga mempercayai bahwa kedua kasus ini terjadi pada waktu yang berdekatan merupakan sebuah kebetulan, dengan menambahkan bahwa keduanya terjadi pada malam hari dan dalam ruangan, disaat suhu udara lebih rendah, dan oleh karenanya, polisi meragukan perkiraan pejabat pemerintah Filipina yang mengatakan bahwa kedua wanita tersebut meninggal karena cuaca yang panas.

Polisi menegaskan bahwa sebab resmi dari kematian keduanya akan diketahui setelah otopsi.

Hampir setiap harinya selama dua bulan belakangan ini pemerintah Hong Kong mengeluarkan peringatan resmi mengenai cuaca yang sangat panas, dengan suhu udara berkisar sekitar 33 derajat Celsius di daerah-daerah tengah kota dalam seminggu belakangan.

Sementara itu, dua orang wanita Filipina lainnya dilarikan ke rumah sakit pada hari Selasa setelah merasa tidak sehat ketika sedang berada di Kantor Tenaga Kerja Luar Negeri Filipina di Gedung Mass Mutual di Wanchai.

Romulo berkata bahwa kedua wanita yang dilarikan ke rumah sakit tersebut didapati memiliki tekanan darah tinggi dan mengalami kelelahan karena cuaca yang panas.

Original: Police checking the cause of two maids dying in Hong Kong