Polisi berbaju preman di Hong Kong telah membongkar kedok sebuah tempat kejahatan yang beroperasi sebagai klub eksklusif dan elit di Wan Chai, daerah yang dikenal sebagai tempat hiburan dunia malam di kalangan banyak pengunjung asing di kota tersebut.

Berkodekan “Thunderbolt 18”, operasi pada Rabu malam tersebut melibatkan para petugas kepolisian yang menyamar sebagai pelanggan yang mengunjungi klub tersebut dan mereka pun disambut oleh para wanita bar yang berbaju minim yang memberikan kode kepada para pengunjung klub bahwa mereka juga bersedia melayani seks.

Polisi pun dalam operasi tersebut menemukan bahwa klub itu ternyata beroperasi sebagai tempat bordil dan mereka mengenakan biaya yang sangat mahal untuk minuman beralkohol dan makanan yang disajikan.

Oriental Daily melaporkan bahwa dalam sebuah bon yang ditemukan polisi dalam pemeriksaan tersebut, yang memiliki total sebesar HK$90.000, harga sebuah botol scotch whisky hampir mencapai HK$20.000, dimana harga pasarannya hanyalah sekitar HK$2.680, dan harga sepiring makanan cemilan laut adalah HK$24.000 di klub yang terletak di Jalan Jaffe, Wan Chai tersebut.

Polisi pun menangkap manajer klub tersebut, seorang pria lokal berusia 42 tahun, dan asisten nya yang berasal dari Thailand dan berusia 33 tahun, atas tuduhan mengoperasikan tempat kejahatan, beserta dengan 14 wanita asing yang berusia antara 29 dan 45 tahun yang berasal dari dataran Tiongkok, Taiwan dan Indonesia atas tuduhan menyalah-gunakan ijin kunjungan mereka ke Hong Kong.

Polisi saat ini sedang memeriksa apakah orang-orang yang ditangkap ini memiliki latar belakang jaringan atau kelompok kejahatan teroganisir.

Sementara itu, dalam sebuah operasi kepolisian yang lainnya, yang menargetkan tujuh panti pijat yang tidak memiliki ijin beroperasi di daerah Yuen Long, petugas menangkap sebanyak 46 wanita lokal dan asing, beserta beberapa anak-anak perempuan muda, yang termuda berusia 15 tahun.

Selain itu polisi mengatakan bahwa operasi pada hari Kamis juga menyita sejumlah uang tunai, kondom dan alat-alat kontrasepsi lainnya. Pemeriksaan awal mengindikasikan adanya dua kelompok kejahatan terorganisir yang mengontrol beberapa panti pijat sebagai tempat melakukan tindak kejahatan.

Original: Police accuse high-end club in HK’s Wan Chai of vice