Seorang wanita Indonesia berusia 43 tahun yang berada di Hong Kong dengan status sebagai seorang pencari suaka telah ditangkap oleh petugas bea dan cukai di kota tersebut pada hari Selasa setelah dia menerima sebuah kiriman barang yang diduga berisi obat-obat terlarang.

Kamis lalu, petugas di Bandara Udara Hong Kong bagian penerimaan barang-barang kiriman mengidentifikasi sebuah paket kiriman yang mencurigakan yang dikirim dari Mexico, situs berita HK01.com melaporkan.’

Setelah melalui mesin X-ray, petugas menemukan paket yang ditandai sebagai barang-barang suku cadang kendaraan tersebut ternyata berisi metamfetamina dalam sebuah tabung metal dengan berat sekitar lima kilogram.

Nilai obat tersebut masih belum dapat di konfirmasi.

Paket kiriman tersebut ditujukan ke alamat yang merupakan sebuah apartemen di Mong Kok, Kowloon. Pada saat wanita Indonesia tersebut pergi untuk mengambil paket yang dimaksud, dia pun segera ditangkap atas tuduhan penyelundupan obat terlarang.

Wanita itu berkata dia tidak memiliki pekerjaan dan dulu sempat menjadi korban aniaya. Saat ini sedang mencari suaka di Hong Kong, sehingga memegang ijin tinggal sementara, menurut laporan berita Oriental Daily.

Petugas pun membawanya kembali ke tempat tinggalnya, yaitu sebuah apartemen di Wan Chai, namun tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan.

Petugas sedang memeriksa latar belakang wanita tersebut serta asal obat-obat terlarang tersebut. Mereka tidak mengesampingkan kemungkinan adanya lebih banyak lagi penangkapan dalam bentuk kasus serupa.

Original: Indonesian woman charged with receiving drugs in parcel