Generasi baru pemain bulu tangkis pria Indonesia – yang dikenal di dalam negeri sebagai “bintang-bintang baru” – telah mendominasi Kejuaraan Korea Terbuka minggu ini dan pada hari Jumat, Indonesia turut bertanding dalam tiga dari empat pertandingan tunggal putra di perempat final. Saksikan para bintang baru ini mencoba untuk memenangkan babak semifinal pada hari Sabtu serta final di hari Minggu secara langsung , lewat Asia Times

Dalam babak perempat final, Jonatan “Jojo” Christie mengalahkan Zhao Junpeng dalam dua set langsung. Jojo sekarang sangat terkenal di Indonesia, khususnya di kalangan para wanita, setelah memenangkan medali emas di Asian Games yang disaksikan langsung oleh penonton tuan rumah di Jakarta pada bulan Agustus, dan juga dikarenakan gaya selebrasinya dengan bertelanjang dada.

Dalam babak sebelumnya di Kejuaraan Korea Terbuka, Jojo telah mengalahkan Kanta Tsuneyama dari Jepang dalam dua set langsung dan kemudian Hu Yun, yang mewakili Hong Kong. Jojo selanjutnya akan berhadapan dengan sesama pemain asal Indonesia, Tommy Sugiarto, dalam laga semifinal pada hari Sabtu.

Sementara itu, pada babak semifinal, Sugiarto mengalahkan favorit lokal Heo Kwang-hee (2-1), setelah sebelumnya mengalahkan pemain Korea lainnya, Lee Hyun-il, dalam dua set langsung. Pada putaran kedua, Sugiarto mengalahkan pemain Malaysia Darean Lieu, juga dalam dua set langsung.

Dalam pertandingan perempat final ketiga, pebulu tangkis Indonesia Anthony Ginting bertanding dengan berani namun akhirnya dikalahkan oleh favorit dari Taiwan, Chou Tien-chen. Pada putaran sebelumnya, Ginting sempat mengalahkan pendatang baru asal Perancis, Lucas Corvee, dan pemain asal Taiwan, Wang Tzu-wei, keduanya dalam dua set langsung.

Tommy Sugiarto adalah putra mantan juara bulu tangkis dunia Icuk Sugiarto dan munculnya generasi “bintang-bintang baru” Indonesia yang mendominasi inipun membawa kembali kenangan tahun 1960-an dan 70-an, ketika Indonesia mendominasi cabang olah raga ini.