Sebuah kapal feri kebakaran dan tenggelam di daerah Sulawesi pada hari Sabtu, menewaskan 13 orang sementara delapan orang lainnya masih belum ditemukan, menurut pihak yang berwajib.

Seorang juru bicara Direktorat Umum Transportasi Laut yang bernama Gus Rional berkata bahwa kapal yang bernama Fungka Permata V tersebut meninggalkan pelabuhan Bau-Bau di Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menempuh perjalanan sejauh 520 kilometer menuju pelabuhan Sanana di Maluku Utara, namun kapal tersebut kebakaran di perairan Kabupaten Banggai, Kyodo News melaporkan.

Kapal nahas tersebut pun tenggelam pada sekitar pukul 4:45 sore, namun pertolongan baru datang sekitar pukul 7:30 malam. Sebanyak 126 penumpang berhasil diselamatkan ditengah-tengah ombak tinggi.

Dua diantara 13 kematian yang terjadi merupakan balita dan kebanyakan dari penumpang yang diselamatkan ditemukan mengenakan baju pelampung.

Kapal tersebut dilaporkan beroperasi secara ilegal dan tidak memiliki baju pelampung yang cukup untuk seluruh penumpang, AFP melaporkan.

Indonesia sebagai negara dengan 17.000 pulau sangat bersandar pada transportasi laut, namun standar keamanan seringkali masih didapati kurang memadai dan kecelakaan laut bukanlah sesuatu yang langka di Indonesia.

Original: Ferry accident kills 13 in Indonesia