Seorang perawat rumah tangga di Taipei berkata dia dipaksa tinggal dalam sebuah garasi bawah tanah selama satu minggu karena majikannya tidak mau dia tinggal dalam apartemen mereka ketika sedang berpergian ke luar negeri – dan sesuai rencananya sang majikan bisa sampai dua bulan baru kembali.

Pekerja asal Indonesia berusia 43 tahun yang bernama Sally tersebut berkata kepada reporter TVBS-NEWS bahwa dia telah disuruh tinggal dalam sebuah ruangan seluas 1,65 meter persegi dalam parkiran sekitar seminggu lalu.

Sebuah video menunjukkan bahwa ruangan tersebut tidak lebih besar dari tempat sepeda motor. WC terdekat adalah sebuah fasilitas umum di lantai dua parkiran bawah tanah tersebut, yang mana dia harus berjalan melalui parkiran yang gelap.

Dia memberitahukan kepada tim pemeriksa kasus ini bahwa dia tidak dapat tidur karena ruangan yang begitu kecil tersebut terlalu panas dan pengap, dan parkiran itu terlalu berisik.

Setelah pemerintah kota Taipei mengetahui keadaan buruk Sally, dia pun segera ditawarkan untuk pindah dengan bantuan dari Departemen Tenaga Kerja Taiwan dan agensi tenaga kerja nya.

Pemeriksaan awal mendapati majikan Sally juga mempekerjakan seorang perawat rumah tangga lainnya, namun tidak disebutkan dimana dan bagaimana keadaan pekerja ini.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa majikan Sally bisa didapati melanggar UU Layanan Ketenagakerjaan.

Original: Worker allegedly forced to live in Taipei parking garage