Seorang pembantu Filipina di Hong Kong menuduh majikannya sering menghisap ganja setelah sang majikan membuatnya ditangkap karena mencuri.

Pada tanggal 25 Agustus, Liza Panabe, 46, dituduh mencuri beberapa barang milik majikannya dan majikannya pun menghubungi polisi dan meminta mereka untuk menangkap sang pembantu.

Ketika polisi sampai, majikan itu menunjukan kepada mereka sebuah tas berisi 17 masker, 30 pil tidur dan dua pak rokok, yang diduga dicuri oleh Panabe, sunwebhk.com melaporkan.

Panabe menyangkal tuduhan-tuduhan tersebut dan dia berkata bahwa dia tidak menggunakan barang-barang tersebut sama sekali. Dia mengklaim bahwa dia alergi terhadap masker dan dia tidak merokok.

Panabe kemudian memberitahukan kepada polisi bahwa majikannya merupakan perokok ganja dan dia pun menunjukkan kepada polisi beberapa foto dalam telepon genggam nya sebagai bukti atas tuduhannya.

Pembantu itu juga menunjukkan kepada polisi sebuah buku catatan dimana dia mencatat seluruh detil tentang setiap perlakuan buruk dan pelecehan yang dilakukan majikannya terhadap dirinya.

Polisi pun menyuruh Panabe untuk segera pak barang-barang nya dan meninggalkan rumah majikannya. Mereka membawa pembantu it ke kantor polisi Wong Tai Sin untuk merekam pernyataan nya.

Panabe memberitahukan saudara perempuannya serta Kelompok Pertolongan Pekerja Rumah Tangga bahwa dia ada di kantor polisi dan membutuhkan pertolongan. Seorang anggota kelompok tersebut, yang bernama Rain Tuando, pun segera menghubungi kantor polisi yang dimaksud dan meminta untuk Panabe dilepaskan dengan jaminan.

Sang pembantu pun dilepaskan dengan uang jaminan sebesar HK$100 (US$13) dan dianjurkan oleh polisi untuk mengajukan sebuah keluhan mengenai majikannya kepada Departemen Tenaga Kerja karena dia telah diperlakukan tidak baik dan gaji nya pun belum dibayar.

Polisi sedang memeriksa kasus ini.

Original: Filipina accused of theft claims boss was smoking drugs