Seekor ular jenis baru yang memiliki peningkatan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan telah ditemukan oleh ilmuwan di Florida, Amerika Serikat.

Sebuah pembelajaran ekologi yang diterbitkan dalam Jurnal Ekologi dan Evolusi, menunjukkan dimana kawin silang antara piton Burma dan India telah melahirkan jenis baru “ular super” yang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda, International Business Times melaporkan.

Margaret Hunter, penulis utama dalam pembelajaran tersebut, dikutip oleh Miami Herald mengatakan tujuan dari pembelajaran tersebut adalah untuk mengerti lebih lagi mengenai “dinamika invasi”.

Berdasarkan sebuah laporan dari USGS, dari 400 ular piton Burma yang ditangkap, 13 diantaranya ditemukan memiliki kemiripan dengan piton India.

Hunter menambahkan bahwa dalam kasus-kasus kawin silang, beberapa keturunan memiliki sifat terbaik dari dua spesies yang sudah ada sebelumnya, yang kemudian menghasilkan fenomena yang disebut dengan “kekuatan hibrida” – termasuk sifat-sifat seperti peningkatan kemampuan beradaptasi yang dimaksud.

Sebagai contoh, piton Burma lebih memilih lahan basah seperti rawa-rawa, sementara piton India lebih memilih daerah kering. Sementara itu, jenis ‘ular super’ yang dimaksud kemungkinan dapat beradaptasi baik di tempat basah maupun tempat kering dan juga secepat dan se-agresif piton India.

Proyek pembelajaran ini dapat menjelaskan mengapa ular-ular piton sampai tersebar ke Florida Utara dan Barat dalam beberapa tahun belakangan ini. Jenis hibrida ini bahkan dapat berdampak lebih lagi pada ekosistem Florida karena tampaknya akan lebih banyak lagi kawin silang terjadi antara jenis-jenis ular yang berbeda.

Original: Hybrid ‘super-snake’ identified in South Florida