Seorang imigran gelap asal Indonesia yang berusia 34 tahun ditangkap pada Jumat malam karena melempar air cabai ke seorang wanita berusia 44 tahun dan keponakan laki-laki nya dalam sebuah percobaan perampokan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Percobaan perampokan yang dimaksud terjadi pada pukul 7 malam disebuah parkiran mal di Taman Maluri, wilayah Cheras, China Press melaporkan.

Korban yang merupakan seorang etnis Tionghoa, beserta dengan keponakan laki-laki nya yang masih muda hendak masuk dalam mobil ketika wanita Indonesia tersebut tiba-tiba muncul dan melempar cairan yang berisi biji-biji cabai tersebut kepada keduanya, menyebabkan iritasi dan kesakitan pada kulit mereka yang juga memerah karenanya.

Kedua korban meminta bantuan dari seorang pengendara mobil lainnya, yang kemudian segera membawa mereka ke Rumah Sakit Kesehatan Universitas Kebangsaan Malaysia, dimana mereka didiagnosa terbakar kulitnya oleh karena cairan yang dimaksud.

Sementara itu, pelaku yang berusaha kabur dengan membawa lari tas tangan korban pun berhasil ditangkap oleh seorang polisi yang kebetulan sedang berpatroli di sekitar daerah tersebut dan menyaksikan seluruh kejadian.

Pemeriksaan awal kepolisian mendapati bahwa pelaku juga dicurigai terlibat dalam sebuah percobaan perampokan yang serupa sebelumnya dalam hari yang sama, dimana seorang wanita hamil yang menjadi target tindakan kriminal nya, berdasarkan rekaman CCTV mal.

Wanita Indonesia yang tidak memiliki dokumen sah untuk berada di Malaysia tersebut akhirnya ditangkap berdasarkan UU Imigrasi Malaysia 1963 dan KUHP negara tersebut.

Original: Indonesian woman arrested after liquid pepper attack