Seorang imigran asal Indonesia di Hsinchu, Taiwan, yang sebelumnya berkesusahan untuk mendapatkan pekerjaan tetap, sekarang telah menjadi seorang mandor pada sebuah pabrik dimana dia bekerja dengan baik sebagai satu-satunya pekerja wanita di tempat itu.

Lan Dong-Hua, 40, yang mengadopsi nama Tionghoa setelah menikah dengan seorang pria Taiwan, sekarang telah 11 tahun menjadi penduduk tetap Taiwan. Namun, cukup lama dia hanya bisa mendapatkan pekerjaan paruh waktu oleh karena awalnya dia kurang mampu berbahasa Mandarin, Common Daily melaporkan.

Dalam beberapa tahun akhirnya dia mampu berbahasa setempat dengan baik. Dalam mencari karir yang lebih baik, Lan pun meminta bantuan dari Badan Pengembangan Tenaga Kerja di Hsinchu.

Lewat pertolongan badan tersebut, Lan akhirnya menjadi pekerja wanita pertama di pabrik San Jin, dimana dia bekerja bersama dengan 30 rekan kerja yang lainnya, yang semuanya adalah pria.

Setelah Lan menunjukkan kemajuan yang begitu baik dalam pekerjaannya sebagai pengecat semprot, perusahaan itu pun akhirnya mempromosikan Lan ke posisi mandor pada bagian pengecatan semprot, dimana sekarang dia mengawasi pekerjaan rekan-rekannya.

Original: Indonesian housewife becomes factory forewoman in Taiwan