Sekitar 20 pria Indonesia di Shah Alam, Malaysia telah divideokan memukuli dan membunuh seekor anjing liar yang kemudian dibakar dan dipanggang.

Dua orang pecinta hewan yang sedang memberi makan anjing-anjing liar di daerah dekat Persiaran Elmina begitu kaget ketika mereka melihat kejadian tersebut dan mereka pun langsung memvideokannya.

Dalam video terlihat sekelompok pria Indonesia yang dimaksud membunuh anjing tersebut dengan sebuah pisau tradisional dan sepotong kayu, kemudian mereka melempar anjing itu ke api dan memanggangnya untuk dimakan.

Kasus ini pun menarik perhatian Mukunnan Sugumaran, penemu Asosiasi Kesejahteraan Hewan Malaysia, yang kemudian mengontak kedua saksi mata dan menanyakan lebih lanjut detil mengenai kejadian tersebut, The Star melaporkan.

Diketahui para pelaku tinggal di sebuah kebun kelapa sawit dan adalah sesuatu yang normal untuk mereka memakan daging anjing dan kucing. Mukunnan dan kedua saksi mata pun melaporkan kasus ini kepada polisi di wilayah Sungai Buloh, serta kepada Departemen Layanan Dokter Hewan pada hari Selasa.

Mengkonsumsi daging anjing dan kucing tidak melanggar hukum di Malaysia. Namun, mereka mengatakan kemungkinan adanya kasus kekejaman terhadap hewan oleh karena pembunuhan terhadap hewan yang tidak dilakukan sesuai dengan aturan yang ada berkenaan dengan konsumsi daging hewan yang dimaksud.

Banyak kelompok telah melakukan protes menentang konsumsi daging anjing dan kucing di beberapa negara Asia, seperti Korea Selatan, Indonesia dan Vietnam.

Pemerintah Indonesia telah berjanji untuk mengeluarkan larangan mengkonsumsi daging anjing dalam waktu dekat, sementara Vietnam masih belum menghiraukan tekanan kelompok-kelompok pecinta hewan. Pemerintah Vietnam pun sudah pernah dikritik sebelumnya karena gagal menghentikan pencurian hewan peliharaan oleh pemakan daging anjing.

Original: Indonesians bludgeon and eat stray dog in Malaysia