Dalam sebuah kasus aneh yang telah menjadi berita utama di India, empat orang yang telah menjual penis biawak kering dan memberitahu kepada pembeli bahwa produk yang dibeli merupakan akar tanaman langka yang berkhasiat tantra dan magis, ditangkap oleh petugas kehutanan India pada tanggal 27 September.

Setelah menerima informasi dari Badan Penanganan Kejahatan Satwa Liar, petugas kehutanan Chikkamagaluru menangkap keempat orang yang diduga terlibat dalam penjualan organ seksual biawak jantan di daerah Dattapeeta-Bababudangiri, New Indian Express melaporkan.

Kepala petugas kehutanan yang bertugas saat itu, yang bernama Shilpa, berkata investigasi selama dua bulan telah berhasil dengan ditangkapnya dua pria kakak-beradik, Shahid dan Naushad, yang dikenal menjual tanaman obat-obatan berkhasiat tantra, pada hari Kamis minggu yang lalu.

Dua orang pemasok penis biawak, yang bernama Keema dan Sudha, juga ditangkap.

Keempat tersangka akan dituntut berdasarkan UU Perlindungan Satwa Liar dan akan diadili di Pengadilan JMFC di Chikkamagaluru.

Aktivis satwa liar G. Veeresh berkata bahwa biawak di daerah Bhadra diburu untuk daging, minyak dan bagian tubuh lainnya. Shilpa menambahkan bahwa beberapa interogasi yang dilakukan telah mengungkapkan kemungkinan adanya sebuah jaringan dibelakang keempat tersangka.

Bagian pribadi dari biawak sering dijual dengan iming-iming khasiat magis yang dapat membawa keberuntungan di India, dimana biawak sebenarnya merupakan hewan yang dilindungi.

Sementara itu, tidak mungkin untuk mengetahui apakah seekor biawak adalah jantan atau betina tanpa memotong untuk membuka tubuh hewan tersebut, yang menyebabkan banyak biawak betina juga harus dibunuh dalam kasus ini.

Original: Four arrested for selling dried monitor lizard penises