Sebuah pasangan asal Indonesia telah ditangkap oleh polisi di Makau atas tuduhan beroperasi sebagai rentenir dan merampok seorang pekerja rumah tangga yang juga berasal dari Indonesia.

Seorang pria Indonesia berusia 38 tahun, yang bekerja sebagai pramusaji disebuah sauna, dan kekasihnya, seorang wanita Indonesia berusia 35 tahun yang bekerja di sebuah klub malam, ditangkap karena melakukan pencatutan, merampok dan menahan dokumen perjalanan orang lain dengan cara yang tidak benar, Jornal do Cidadao melaporkan.

Diketahui bahwa korban, seorang pekerja rumah tangga berusia 38 tahun, meminjam uang sebesar 8.000 patacas (US$993) dari pasangan tersebut pada bulan April tahun lalu oleh karena dia butuh segera mengirim uang kepada keluarganya di Indonesia.

Namun pasangan tersebut meminta 1.800 patacas (US$223) setiap bulannya sebagai bunga pinjaman sampai wanita tersebut menyelesaikan seluruh pembayaran hutang nya. Pasangan itu juga menahan paspor sang wanita sebagai jaminan.

Pekerja rumah tangga itu membayar bunga bulanan yang dimaksud dari bulan Mei sampai September tahun lalu, namun dia menghentikan pembayaran bunga pinjaman tersebut pada bulan Oktober saat dia kembali ke Indonesia.

Pada bulan Maret tahun ini, sang pekerja rumah tangga bertemu dengan pasangan tersebut di tempat tinggal nya di Makau dan pasangan itu segera membawanya ke tangga di gedung tersebut.

Pasangan itu kemudian mengambil telepon genggam nya, paspor serta kartu ATM miliknya dan meminta 10.000 patacas sebelum dia bisa mendapatkan barang-barang nya kembali.

Kemudian setelah itu, pasangan tersebut kembali meminta 7.000 patacas dari sang pekerja rumah tangga.

Namun wanita itu tidak memiliki cukup uang untuk membayar jumlah uang tersebut. Dengan masa visa kerjanya yang sudah hampir habis di akhir bulan Oktober ini, dia pun memberitahukan masalah tersebut kepada majikannya.

Sang majikan menemaninya untuk melaporkan kasus itu kepada polisi.

Polisi kemudian menangkap pasangan tersebut di Avenida de Horta e Costa pada hari Selasa. Pasangan itu mengaku telah meminjamkan uang dan mengambil barang-barang pekerja rumah tangga tersebut, namun membantah telah melakukan pencatutan sebagai rentenir.

Pasangan tersebut pun diserahkan kepada kantor kejaksaan umum untuk diproses lebih lanjut.

Original: Indonesian pair arrested for robbing compatriot in Macau