Para penculik yang menangkap dua orang nelayan asal Indonesia di peraian Malaysia bulan lalu telah meminta uang tebusan sebesar 4 juta ringgit, atau sekitar US$962.709.

Pada sekitar pukul 1 pagi tanggal 11 September, sekelompok pria bersenjata menculik Samsul Sagunim, 40, dan Usman Yunus, 35, dari kapal mereka yang saat itu sedang berada dekat pesisir Semporna, Malaysia.

Minggu berikutnya, istri salah seorang korban dihubungi oleh para penculik, demikian ungkap kepala polisi Sabah Datuk Omar Mammah, The Star melaporkan.

Pada tanggal 28 September, penculik juga menghubungi majikan korban dan memintanya untuk segera membayar uang tebusan. Mammah berbicara dalam sebuah konferensi pers pada tanggal 15 Oktober, menegaskan bahwa pihak yang berwajib telah mengidentifikasi para tersangka namun dia tidak dapat mengungkapkan lebih banyak informasi mengenai hal tersebut.

Dia juga menhimbau agar perusahaan-perusahaan yang melakukan aktivitas perdagangan di laut lebih berhati-hati dalam kegiatan sehari-hari. Dia menganjurkan untuk memasang kamera CCTV dan sistem identifikasi otomatis di kapal-kapal untuk keamanan yang lebih baik.

Sang kepala polisi juga mengajak warga setempat untuk membantu polisi dengan menjadi mata dan telinga bagi kepolisian agar polisi dapat memerangi tindakan kriminal dengan lebih effektif.

Original: Kidnappers demand US$962,709 to release two Indonesians