Seorang balita yang diserang oleh seekor ular piton telah diselamatkan oleh keluarganya di Queensland, Australia, minggu lalu.

Sang ibu, Amanda Rutland, dikagetkan ketika dia melihat anak laki-lakinya Naish yang berusia 22 bulan sedang terlilit seekor ular piton pada tanggal 13 Oktober, The New Daily melaporkan.

Bocah laki-laki tersebut sedang bermain dengan kakak perempuannya Evie-Blue yang berusia tiga tahun, ketika tiba-tiba ular tersebut menyerang. Rutland berkata bahwa dia saat itu sedang berbicara dengan ibunya di telepon ketika dia melihat Evie-Blue tiba-tiba menjauh dari Naish.

Dia akhirnya mendapati ular tersebut sedang melilit sang balita dan menggigit lengan atas bocah laki-laki tersebut.

Rutland berusaha untuk melepaskan ular itu dari melilit anaknya, namun ular itu terlalu kuat untuknya. Kepala piton tersebut “sebesar tangan saya”, demikian ungkap Rutland, yang kemudian segera berteriak memanggil ayahnya, Ronald, untuk menolongnya melepaskan sang anak dari lilitan ular.

Ronald meremas kepala ular tersebut selama 15 detik namun tidak berdampak apa-apa, sehingga dia pun segera mengambil sebilah pisau dan menusukkan nya ke tulang belakang ular tersebut empat sampai lima kali sebelum akhirnya ular tersebut mulai melepaskan lilitannya pada cucu Ronald.

Amanda berkata mereka tidak berniat untuk membunuh hewan tersebut, namun tidak ada cara lain untuk melepaskan anaknya dari lilitan sang ular. Ronald dikabarkan harus memotong kepala ular itu agar dia sendiri tidak dililit oleh ular itu.

Naish menderita tiga gigitan ular di bagian lengannya dan dibawa ke Rumah Sakit Cairns untuk pengobatan medis. Dia sekarang telah kembali sembuh.

Ular piton tidak berbisa dan kebanyakan tidak ganas, bahkan sering dijadikan hewan peliharaan. Namun, terkadang mereka menyerang ketika mereka merasa terancam.

Original: Man rescues 22-month-old grandson from python attack