Seorang wisatawan wanita asal dataran Tiongkok dikritik oleh netizen karena mencekik leher seekor angsa di Swiss.

Menurut sebuah video di sebuah situs berita Swiss yang bernama “20 menit”, seorang turis wanita yang hendak mengambil foto bersama seekor angsa di daerah Schwanenplatz terlihat memancing hewan tersebut untuk mendekat dengan melambai-lambaikan sebuah pecahan uang kertas, berpura-pura bahwa uang tersebut adalah makanan, Oriental Daily melaporkan.

Tiba-tiba, angsa tersebut mematuk dan mengambil uang kertas dari tangan wanita itu, dan dengan spontan seorang turis wanita lainnya, yang merupakan teman wanita yang kehilangan uang kertasnya tersebut, segera menghampiri angsa itu dan mencekik bagian lehernya untuk mengambil kembali uang tersebut, sementara turis-turis lainnya tampak dikagetkan oleh tindakan wanita itu.

Kejadian tersebut direkam dalam video oleh seseorang yang sedang lewat, yang kemudian melaporkannya kepada media Swiss.

Diketahui bahwa di sekitar area tersebut terdapat tanda yang tertulis dalam bahasa Inggris yang berkata “Dilarang Memberi Makan”.

Laporan yang ada tidak mengatakan dari mana asal para wanita dalam video tersebut, namun terdengar dalam video itu mereka berbicara dalam bahasa Mandarin.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, wisatawan dari dataran Tiongkok telah dikenal memiliki reputasi yang buruk di luar negeri, dengan berbagai media yang telah menunjukkan beberapa kasus mulai dari kelakuan mereka yang kasar sampai kepada etiket yang tidak pantas.

Original: Tourist slammed for pinching swan’s neck in Switzerland