Dua orang pengguna narkoba telah ditangkap di dua lokasi yang berbeda di Provinsi Papua pada hari Senin.

Juru bicara kepolisian Papua Ahmad Kamals berkata bahwa seorang tersangka bernama Maikel, yang juga dikenal sebagai Koko, tertangkap dengan empat pak sabu-sabu dan sebuah pipa penghisap obat dekat daerah Youtefa, Antara News melaporkan.

Tersangka kedua bernama Acan dan ditangkap di Kotaraja. Kedua pria berkata pada petugas bahwa seorang narapidana di Penjara Narkotika Doyo Baru yang memberi mereka obat terlarang.

Sebuah laporan oleh Badan Narkotika Nasional berkata 50 orang di Indonesia meninggal karena narkoba setiap harinya. Indonesia merupakan pangsa pasar bagi pengedar narkoba dari dalam dan luar negeri, mengingat besarnya populasi pengguna narkoba di Indonesia.

Mantan menteri koordinator bidang politik, hukum dan keamanan Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, yang saat ini menjabat sebagai menteri koordinator bidang kemaritiman Indonesia, berkata bahwa 75 persen dari narkoba yang terdistribusi dalam negeri dikontrol oleh para kriminal dalam penjara.

Perdagangan narkoba Indonesia dikabarkan bernilai setidaknya 66 trilyun rupiah.

Untuk memerangi fenomena ini, pemerintah telah menerapkan sangsi keras terhadap perdagangan narkoba. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk menembak ditempat kepala sindikat narkoba yang tertangkap dalam operasi.

Original: Two drug users arrested in Papua state in Indonesia