Ahli biologi Tiongkok yang telah berhasil mengubah gen dari embrio manusia dalam sebuah percobaan yang dipandang tidak etis namun membawa kepada kelahiran dua bayi perempuan kembar yang dikabarkan memiliki kekebalan atas virus HIV, diserang dengan berbagai pertanyaan oleh rekan-rekan sepekerjaannya serta media dalam sebuah seminar di Hong Kong pada hari Rabu.

He Jiankui, seorang profesor di Southern University of Science and Technology di Shenzhen, memohon maaf kepada rekan-rekan nya oleh karena kontroversi yang dimaksud, ketika dia berbicara dalam acara konferensi tingkat tinggi kedua mengenai perubahan gen manusia di Hong Kong.

Namun dia kemudian segera melakukan pembelaan terhadap apa yang dilakukannya terhadap kedua bayi perempuan kembar yang dimaksud. “Saya merasa bangga”, demikian ungkapnya dalam sebuah auditorium yang terisi penuh di Universitas Hong Kong, dimana para pendengar skeptis yang ada saat itu termasuk sejumlah reporter serta David Baltimore, ketua komite penyelenggara acara itu sendiri dan pemenang Nobel tahun 1975 dalam Fisiologi atau Kedokteran.

He, seorang pemegang gelar doktor dari Universitas Rice di Houston, Amerika Serikat, yang juga pernah melakukan penelitian selepas jenjang doktoral di Universitas Stanford, menegaskan bahwa orang tua dari kedua anak kembar tersebut telah memberikan persetujuan penuh dan karyanya dibutuhkan untuk membendung penyebaran HIV dan AIDS.

Dia bahkan mengungkapkan bahwa seorang wanita yang lainnya saat ini kemungkinan sedang mengandung bayi ketiga yang gen nya di modifikasi melalui proses yang sama.

Baltimore mengkritik ilmuwan tersebut karena mengabaikan konsensus sosial secara luas tentang masalah ini, bahkan sebelum risiko-risiko kesehatan yang berhubungan dapat sepenuhnya dipahami dan dipelajari.

“Kami mengundang orang-orang atas dasar catatan publik dan status mereka di lapangan. Tetapi kami tidak meminta mereka untuk memberi tahu kami sebelumnya tentang apa yang akan mereka bicarakan,” demikian tegas Baltimore, yang menambahkan bahwa tidak ada moratorium mengenai pengubahan gen, namun ada beberapa pedoman yang diterbitkan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat.

Photo: Facebook
He reveals more details about his experiments in his speech at the Hong Kong seminar. Photo: Weibo
Photo: Weibo 
After his speech, He did not take questions directly from his peers or reporters. Instead, questions must be written down and handed to a moderator for He to answer. Photo: China News Service
He Jiankui says he engineered a project that led to the birth of twin girls whose DNA he altered. Photo: AP
He Jiankui says he engineered a project that led to the birth of twin girls whose DNA he altered. Photo: AP

Ahli biologi itu pun mengklaim bahwa dia telah membantu mengubah gen dari kedua anak kembar tersebut untuk meningkatkan kekebalan mereka terhadap HIV dari ayah mereka yang terinfeksi, sementara ibu mereka bebas dari penyakit. Dia menambahkan bahwa percobaan nya telah memberikan harapan bagi pasangan yang ingin memiliki anak-anak yang sehat.

Ilmuwan berusia 34 tahun itu juga berkata bahwa dia sendiri pun akan mempertimbangkan untuk mengubah gen anak-anak nya sendiri di masa depan.

Original: Gene-altering scientist says he would modify his own kids