Seorang majikan di Hong Kong dihantam kritik oleh netizen karena membelikan sebuah tiket pesawat bagi pekerja rumah tangganya dengan masa tunggu lebih dari 12 jam untuk melanjutkan ke pesawat berikutnya.

Pekerja tersebut telah bekerja selama sembilan bulan dan baru-baru ini mengundurkan diri, Sky Post melaporkan dengan mengutip postingan di sebuah forum diskusi mengenai masalah majikan dan pekerja.

Menurut standar kontrak kerja, setelah pembatalan kontrak atau ketika masa berlaku kontrak telah habis, seorang majikan wajib memberikan tiket pulang gratis untuk pekerja yang bersangkutan kembali ke negara nya.

Sang majikan berkata dia memilih tanggal yang sesuai dengan permintaan sang pekerja dan kemudian membelikan pekerja tersebut tiket maskapai penerbangan murah dengan transit di Malaysia selama 12 jam.

Namun majikan tersebut tidak memberitahukan kepada sang pekerja mengenai masa tunggu yang begitu lama dan majikan itu pun berencana memberikan tiket tersebut di hari kerja terakhir sang pekerja rumah tangga.

Majikan tersebut mencoba untuk mendapatkan anjuran dari netizen mengenai apakah sang pekerja dapat menolak kondisi tiket tersebut atau tidak.

Postingan majikan itu pun segera mengundang kritik dari para netizen yang mengatakan bahwa sang majikan berlaku tidak baik terhadap pekerja nya. Chan Tung-fung, kepala Persatuan Agensi Tenaga Kerja Hong Kong, berkata berdasarkan kontrak kerja, adalah sebuah tanggung jawab majikan untuk membelikan tiket untuk pekerja tersebut kembali ke negara nya, namun tidak dituliskan harus penerbangan langsung.

Chan menambahkan bahwa pekerja tidak dapat berkata tidak apabila sang majikan membelikan tiket dengan pesawat lanjutan, seberapapun lamanya masa tunggu pesawat berikutnya.

Chan mengakui bahwa satu diantara dua kasus dalam setiap 10 kasus pemberhentian kontrak kerja biasanya melibatkan perselisihan mengenai biaya bagasi dalam beberapa tahun ini. Majikan sering membelikan tiket maskapai penerbangan murah dengan tidak membayar biaya bagasi nya.

Joan Tsui Hiu-tung, kepala dari Kelompok Dukungan bagi Majikan Hong Kong, berkata banyak pekerja rumah tangga perlu naik bus selama 10 jam untuk sampai di kampung mereka dari airport.

Kontrak kerja juga mengharuskan majikan untuk membayar biaya jalan dan biaya makan harian sebesar HK$100 per hari.

Tsui menganjurkan agar majikan dan pekerja mendiskusikan masalah tersebut sebelum membeli tiket pesawat, dan menanda-tangani sebuah surat resmi yang menyatakan detil dari kondisi tiket yang akan dibeli.

Original: Employer slammed over 12-hour stopover ticket for worker