Pemerintah Kota Kaohsiung pada hari Minggu mengadakan sebuah acara karnaval untuk menghargai kontribusi penting dari para nelayan migran di Taiwan – termasuk dalam acara karnaval tersebut adalah pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis bagi para pekerja migran tersebut.

Kepala departemen tenaga kerja pemerintah kota Kaohsiung, Lee Huan-Hsun, membuka acara tersebut pada tanggal 25 November di Museum Peradaban Perikanan Kaohsiung.

Lee memakai kesempatan tersebut untuk mengungkapkan ucapan terima kasih kepada lebih dari 59.000 pekerja migran, termasuk diantaranya para perawat rumah tangga, buruh pabrik dan pekerja kapal, Taiwan Times melaporkan.

Namun para nelayan migran, menurut Lee, adalah yang paling berat bekerja karena harus hidup dalam kondisi yang paling tidak bersahabat, mengingat keadaan cuaca yang tidak menentu dan lingkungan hidup yang terbatas di tengah laut.

Untuk mempromosikan kesehatan fisik dan mental bagi para nelayan migran, petugas-petugas dari berbagai departemen pemerintah – termasuk imigrasi, kepolisian, kesehatan, perikanan, hewan dan tanaman dan karantina kesehatan – serta beberapa kelompok non-pemerintah turun tangan untuk melayani para pekerja migran dalam acara tersebut.

Ini termasuk pemeriksaan tekanan darah, layanan kesehatan gigi, gunting rambut dan pijat, yang semuanya diberikan secara gratis, selama berlangsungnya acara tersebut.

Para pekerja migran yang menghadiri acara tersebut berkata bahwa sangat mahal biayanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bahkan di kampung halaman mereka sendiri, untuk itu mereka sangat senang mendapatkan seluruh layanan kesehatan tersebut secara gratis.