Seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia berusia 29 tahun di Singapura dijatuhi hukuman tiga bulan penjara oleh sebuah pengadilan Singapura pada hari Rabu setelah mengaku bersalah telah mencuri uang tunai hadiah pernikahan sebesar S$3.000 (US$2.181).

Pengadilan mempelajari bahwa majikan PRT tersebut menikah pada bulan Oktober 2017 dan menerima uang tunai sebanyak S$14.000 sebagai hadiah pernikahan, yang mereka simpan dalam sebuah kotak di lemari baju mereka dalam rumah yang berlokasi di Bukit Batok, Shin Min Daily News melaporkan.

Pada pertengahan September tahun ini, sang majikan laki-laki mendapati bahwa lebih dari S$3.000 dari uang pemberian yang mereka simpan tersebut hilang. Setelah dia menemukan S$500 disembunyikan dibawah kasur tempat tidur pekerja rumah tangga nya, dia pun melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

Pada tanggal 20 Oktober, polisi Singapura menangkap sang pekerja, yang mengakui kepada petugas bahwa dia tengah beada dalam kesulitan keuangan dan telah mengambil uang dari dalam kotak yang dimaksud sebanyak lima kali, dengan jumlah total uang tunai yang diambil sebesar S$3.220.

Pekerja tersebut masih harus membayar sisa S$2.720 yang dicurinya.

Original: Domestic worker jailed for stealing wedding gift money