Zat kimia yang berada dalam pembalut wanita dan popok bayi telah menjadi sumber baru penyalahgunaan narkoba bagi remaja Indonesia di daerah perkampungan yang hendak bermabuk-mabukan.

Dalam beberapa hari belakangan ini, remaja di Bekasi, Kudus dan Jakarta ditangkap karena bermabuk-mabukan dengan zat kimia yang diambil dari pembalut wanita bekas, Straits Times melaporkan.

Suprinarto, seorang komandan senior dari Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah, berkata bahwa Klorin dalam campuran pembalut wanita menciptakan halusinasi dan sensasi terbang, menyerupai efek yang diberikan oleh obat-obatan terlarang. Suprinarto memberitahukan kepada kompas.com bahwa remaja yang bersangkutan menggunakan pembalut wanita bekas untuk direbus dan kemudian meminum air rebusan pembalut tersebut setelah menjadi dingin.

Di menambahkan bahwa orang-orang di daerah perkampungan tidak memiliki uang untuk membeli narkoba sehingga mereka mencari alternatif lain.

Advokat minum yang bertanggung-jawab Jimy Ginting berkata bahwa penggunaan bahan kimia dalam pembalut wanita bukanlah sesuatu yang baru. Dia berkata kepada media pertama kali dia melihat remaja melakukan hal tersebut adalah dua tahun yang lalu di kota Belitung dan Karawang. Dia menambahkan beberapa anak muda juga menggunakan campuran obat nyamuk dan obat batuk untuk menjadi mabuk.

Telah ada beberapa laporan mengenai orang-orang yang menggunakan metode-metode yang tidak biasa untuk menjadi mabuk. Hanya beberapa minggu yang lalu dua pria India dilaporkan menggunakan bisa ular kobra untuk mendapatkan sensasi keracunan.

Original: Indonesian youngsters get high on toxins from sanitary pads