Seorang satpam Singapura berusia 32 tahun telah ditangkap kurang dari enam jam setelah dia membobol sebuah apartemen Wandervale di Choa Chu Kang dan melecehkan seorang pekerja rumah tangga asal Myanmar berusia 32 tahun pada Minggu pagi.

Pada sekitar pukul 5:30 pagi hari Minggu, majikan lansia di rumah tersebut terbangun saat pelaku membuka pintu kamar nya, surat kabar Singapura Lianhe Zaobao melaporkan.

Karena masih gelap, wanita lansia tersebut mengira pelaku adalah anak laki-lakinya dan diapun berusaha kembali tidur. Dia kemudian mendengar teriakan dari kamar sebelah dimana sang pekerja rumah tangga dan cucu-cucunya tidur.

Wanita lansia tersebut begitu kaget menemukan seorang pria bertelanjang dada sedang berdiri diatas pembantunya dengan memegang sebuah gunting berwarna merah. Pelaku diduga telah melecehkan sang pekerja rumah tangga dan menggunting serta melepaskan baju pekerja tersebut serta menarik celana dan celana dalam wanita Myanmar tersebut sampai ke bagian pahanya.

Sang pekerja berteriak minta tolong dan majikan lansia itu pun segera lari dan membangunkan anak laki-lakinya, yang langsung meminta pertolongan seorang tetangganya. Pelaku kemudian segera melarikan diri dari tempat kejadian.

Kepolisian Jurong dikabari mengenai kejadian tersebut pada sekitar pukul 5:40 pagi dan sebanyak 50 petugas dikerahkan ke lokasi untuk mencari pelaku di lingkungan tersebut.

Pada pukul 11:40 pagi pelaku ditemukan sedang bersembunyi di sebuah parkiran gedung perumahan dan kemudian ditangkap petugas.

Tersangka pria lokal tersebut kemudian diidentifikasi bernama Jeffry Bin Ali, seorang satpam di daerah tempat wanita Myanmar tersebut bekerja. Pemeriksaan kepolisian atas kasus ini masih terus dilanjutkan.

Original: Guard arrested for home break-in, attempting to rape worker