Seorang pekerja rumah tangga menghubungi polisi pada hari Minggu dini hari untuk melaporkan sebuah kasus perampokan di tempat dia bekerja.

Pada pukul 2 pagi, pekerja rumah tangga asal Filipina yang bekerja di sebuah vila di Jl. Headland di Repulse Bay, Hong Kong, mendengar suara diluar kamarnya, Apple Daily melaporkan.

Ketika dia melihat seorang pria berusaha masuk ke dalam sebuah kamar, sang pekerja segera berteriak dan pria tersebut pun segera melarikan diri.

Polisi sampai di rumah tersebut dan menemukan rumah tersebut telah dibobol, Ming Pao Daily melaporkan. Petugas kepolisian menduga perampok tersebut membobol masuk rumah lewat balkon rumah. Polisi kemudian melakukan pencarian di lingkungan sekitar namun tidak menemukan pelaku.

Sementara itu, polisi di New Territories mencegat dua orang pria yang berkeliaran dekat beberapa vila mewah di Pak Tam Chung, Sai Kung pada hari Sabtu.

Pada pukul 9 pagi hari itu, petugas kepolisian melihat kedua pria yang tampak mencurigakan dekat Jl. Yan Yee di Sai Kung. Mereka pun mencegat dan memeriksa identitas kedua orang mencurigakan tersebut.

Kedua pria bermarga Wei yang berbicara dalam bahasa Mandarin tersebut berkata bahwa mereka datang dari Provinsi Guangxi, dataran Tiongkok dan pergi ke Sai Kung untuk melihat pemandangan. Namun, mereka tidak dapat memberitahukan kepada polisi secara khusus tujuan mana yang mereka ingin lihat.

Petugas memeriksa tas mereka dan tidak menemukan alat-alat untuk merampok.

Kedua pria tersebut pun akhirnya ditangkap karena membuang sampah sembarangan. Petugas akan terus memeriksa apakah kedua pria itu memiliki hubungan dengan “Wei Clan”, sebuah geng kriminal terkenal dari wilayah Guangxi Zhuang.

Original: Domestic worker’s scream frightens off Hong Kong burglars