Akhir yang baik bagi seekor ular piton sepanjang 2,5 meter yang ditemukan beristirahat dalam sebuah selokan di Singapura setelah memakan seekor kucing, ketika tim penyelamat menangkap ular itu dan melepaskannya kemudian di lingkungan yang lebih baik.

Pada pukul 7:30 pagi tanggal 24 Oktober, seorang warga menghubungi Animal Concerns Research and Education Society (Acres) setelah melihat seekor ular yang kembung pada bagian perutnya di sebuah selokan di Blok 166, Jl. Bishan 13, Straits Times melaporkan.

Wakil Kepala Acres Kalai Vanan berkata ular tersebut berhasil ditangkap pada sekitar pukul 8:40 pagi dan perut buncit hewan reptil tersebut kemungkinan disebabkan oleh seekor kucing yang baru saja dimangsanya. Dia menambahkan bahwa ular tersebut akan dipakaikan sebuah microchip sebelum dilepaskan di habitat yang lebih sesuai untuknya.

Menurut ahli hewan liar Subaraj Rajathurai, ular piton biasanya mendatangi daerah pemukiman penduduk untuk mencari makan karena habitat alami mereka perlahan-lahan menghilang. Selokan-selokan seringkali menjadi tempat yang baik bagi piton memburu, dimana mereka memangsa tikus dan ular. Mereka tidak berbisa dan biasanya pemalu.

Original: Happy ending for python pulled from Singapore drain