Seorang wanita Hong Kong berusia 78 tahun terbukti bersalah di sebuah pengadilan negeri Hong Kong pada hari Senin atas tuduhan menyiram pekerja rumah tangganya dengan air panas.

Berdasarkan laporan yang ada, sang pekerja belum lama bekerja untuk wanita lansia yang bernama Gee Hoo Giok tersebut.

Gee, yang merupakan seorang Tionghoa-Indonesia, ditemukan bersalah atas satu tuduhan menyebabkan luka fisik dan satu tuduhan pelanggaran UU Hong Kong mengenai kompensasi untuk pekerja, Apple Daily melaporkan.

Wakil Hakim Wilayah Li Chi-ho memerintahkan penahanan terdakwa sementara menantikan laporan latar belakang dan psikologis, sebelum hukuman dijatuhkan pada tanggal 19 November.

Pengadilan mengetahui bahwa sang pekerja rumah tangga asal Indonesia yang bernama Ismiati dan berusia 29 tahun, dipekerjakan lewat sebuah agensi tenaga kerja pada tanggal 24 Januari tahun lalu. Namun saat dia mulai masuk kerja pada tanggal 27 Maret, dia diberitahu bahwa suami sang majikan baru saja meninggal dunia malam sebelumnya.

Setelah bekerja tiga hari disana, Ismiati berkata bahwa sang majikan mulai berkata bahwa sang pekerja “bodoh”, “memasak terlalu lamban”, serta menyalahkan pekerja tersebut atas kematian sang suami dengan tidak masuk bekerja lebih awal.

Pada hari ketiga, Ismiati sedang berada di dapur dan tiba-tiba merasakan sakit pada bagian belakang tubuhnya dan ketika dia membalikkan badan, dia melihat Gee sedang berdiri tepat di belakangnya. Dia percaya bahwa Gee telah menyiramnya dengan air panas.

Sementara itu, pengacara pembela telah meminta keringanan hukum, mengingat terdakwa sudah terlampau tua untuk menjalani hukuman layanan masyarakat. Sang pengacara berharap pengadilan akan menerima alasan terdakwa melakukan tindakan kriminal yang dimaksud saat itu oleh karena khilaf.

Hakim Li berkata bahwa kasus tersebut merupakan sebuah tindakan kriminal yang serius dan dia tidak akan menjatuhi terdakwa dengan layanan masyarakat.

Original: Woman guilty of splashing hot water on domestic worker