Arab Saudi berharap untuk menerima lebih banyak pekerja medis, khususnya perawat, dari Indonesia.

Saad Al Badah, kepala Solusi Tenaga Kerja Saudi (SMASCO), berkata dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa pada tahun 2023, jumlah perawat Indonesia di negara tersebut kemungkinan akan menjadi lebih banyak dibandingkan jumlah perawat yang berasal dari Filipina, Kantor Berita Antara melaporkan. Saat ini kebanyakan perawat di Arab Saudi berasal dari Filipina.

SMASCO merupakan badan yang bertanggung jawab atas penempatan lebih dari 90.000 pekerja asing di Arab Saudi.

Global Alwakil Indonesia (GAI), sebuah perusahaan Indonesia yang bekerja dalam bidang sumber daya manusia, telah menandatangani sebuah nota kesepahaman (MOU) dengan SMASCO untuk mengirim lebih banyak lagi tenaga kerja medis ke Arab Saudi mulai tahun depan.

GAI juga berharap untuk membangun sebuah sistem perlindungan bagi para pekerja migran.

Selain perawat, Arab Saudi juga membutuhkan pekerja di sektor perhotelan.

Peziarah Indonesia mengunjungi Arab Saudi dalam jumlah yang besar setiap tahunnya dan ini menciptakan sebuah kebutuhan akan pekerja perhotelan yang memahami para peziarah dari Indonesia tersebut, khususnya mengenai bagaimana cara terbaik untuk melayani mereka.

Original: Indonesia to send more nurses to Saudi Arabia