Departemen Imigrasi Hong Kong telah menolak sebanyak 1,817 permohonan visa pekerja rumah tangga dalam lima tahun belakangan ini setelah mereka memperketat kriteria untuk visa pekerja rumah tangga yang berganti majikan.

Law Chi-kwong, sekretaris bidang tenaga kerja dan kesejahteraan Hong Kong, menjawab pertanyaan legislator Chiang Lai-wan di kantor dewan legislatif pada hari Rabu dengan mengatakan bahwa selama lima tahun ini, Departemen Imigrasi Hong Kong telah menerima sekitar 544.000 permohonan visa pekerja rumah tangga asing, berdasarkan informasi dari pemerintah.

Dikarenakan sebagian dari para pemohon visa yang dimaksud dicurigai memiliki kebiasaan bergonta-ganti majikan dan beberapa agensi tenaga kerja juga dicurigai terlibat dalam seringnya sejumlah pekerja berganti majikan untuk mendapatkan pemasukan dari biaya yang dikenakan kepada setiap majikan baru, maka departemen imigrasi pun memperketat pengurusan visa PRT semenjak bulan Juni 2013.

Selama lima tahun belakangan ini, ada 11.077 permohonan visa yang dipantau dengan ketat oleh departemen tersebut, dan sebanyak 1.817 diantaranya ditolak oleh imigrasi. Selain itu, sebanyak 819 permohonan ditarik kembali oleh pemohon, sementara 658 lainnya masih belum dapat dilanjutkan prosesnya.

Ketika sang legislator mengusulkan untuk menambahkan masa percobaan atau menetapkan periode pemberitahuan pemutusan lebih lama atau lebih pendek untuk Kontrak Kerja Standar di Hong Kong, Law mengatakan bahwa usul tersebut melibatkan masalah yang rumit.

Meskipun usul tersebut dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan oleh majikan untuk mengakhiri kontrak kerja dari pekerja rumah tangga mereka, pekerja juga akan memiliki hak untuk mengakhiri kontrak sebelum waktunya dengan majikan mereka setiap saat dalam masa percobaan, dan majikan masih harus menanggung biaya terkait dengan penghentian kontrak.

Sementara itu, majikan tidak dapat mengeluarkan biaya lagi untuk menyewa pekerja baru meskipun ada masa percobaan. Dan apabila pekerja rumah tangga lah yang diminta untuk menanggung risiko masa percobaan atau periode pemberitahuan yang lebih pendek untuk mengakhiri kontrak, banyak pekerja mungkin tidak akan mampu membayar biaya untuk datang bekerja di Hong Kong. Ini akan mempengaruhi minat para PRT untuk bekerja di Hong Kong, dan kemudian ini akan membatasi pilihan para majikan dan bukan tidak mungkin mereka tidak berhasil mendapatkan seorang pekerja sama sekali di kemudian hari.

Original: More than 1,800 domestic worker visas rejected in five years