Seorang pekerja rumah tangga Indonesia secara salah dikritik oleh warga net yang menyebutnya kejam karena dia mengambil foto-foto setelah terjadinya sebuah tabrakan bus sekolah yang mematikan di North Point, Hong Kong pada Senin siang.

Pekerja tersebut, ternyata, bekerja menjaga seorang wanita lansia yang tewas dalam kecelakaan tersebut, Oriental Daily melaporkan. Sebuah foto yang diunggah ke Facebook dan telah menjadi viral menunjukkan sang pekerja memegang telepon untuk mengambil foto lokasi kejadian tepat setelah terjadinya kecelakaan tersebut.

Foto itu pun langsung mengundang kritik dan orang-orang menuduh sang pekerja tidak memiliki simpati terhadap orang lain.

Namun, para pengkritik tersebut pun akhirnya bungkam setelah diketahui bahwa pekerja rumah tangga asal Indonesia tersebut justru bekerja untuk seorang wanita berusia 80 tahun yang dinyatakan tewas di tempat setelah kecelakaan itu.

Wanita yang tewas tersebut tinggal bersama seorang anak laki-laki dan sang pekerja rumah tangga di North Point.

Pada hari Senin, wanita lansia tersebut dan sang pekerja pergi ke pasar dan ketika kecelakaan itu terjadi, sang majikan sedang berhenti disebuah toko di Jl. Hei Wo, sementara sang pekerja pergi ke toko lain untuk membeli sayur-sayuran.

Pekerja Indonesia tersebut pun segera bergegas kembali ke lokasi kejadian saat mendengar suara gaduh dari bus sekolah yang menabrak beberapa toko dan pengguna jalan. Saat dia mengetahui bahwa majikannya tewas tertabrak bus sekolah, dia pun menangis bahkan meratapi kematian majikannya sementara dalam keadaan gemetaran.

Diketahui kemudian bahwa dia mengambil foto-foto karena keluarga sang majikan lah yang memintanya, Sing Pao melaporkan.

Bus sekolah yang saat kejadian dalam keadaan kosong tersebut menabrak sejumlah pengguna jalan di North Point, menewaskan empat orang, sementara 11 lainnya mengalami cidera.

Original: Domestic worker’s employer killed in school bus crash