Seorang pawang ular langsung tidak sadarkan diri dan dilarikan ke sebuah rumah sakit setelah digigit oleh seekor raja kobra ketika sedang beraksi dalam sebuah pertunjukan hewan di Thailand.

Ketika sedang menangani beberapa ular dalam sebuah pertunjukan bagi para wisatawan di Phuket, Yuttapong Chaibooddee yang berusia 35 tahun tersebut digigit oleh seekor raja kobra pada bagian lengan nya, Daily Mail melaporkan. Yuttapong segera melempar ular itu ke tanah.

Tak lama kemudian, dia pun langsung tak sadarkan diri dan segera dibawa ke rumah sakit, dimana dia diberikan sebuah kombinasi beberapa obat penawar racun dan sempat berhenti bernapas.

Setelah mendekam di rumah sakit selama tiga malam untuk perawatan medis, Yuttapong akhirnya keluar dari rumah sakit. Namun setelah 10 hari, masih tampak bekas luka pada tubuhnya yang menyerupai luka terbakar, termasuk pada lengan kiri, bagian dalam bibir serta kedua pahanya – yang semuanya diakibatkan oleh bisa ular raja kobra tersebut.

Dia menggambarkan ular tesebut sebagai seekor “kobra monster” dan berkata bahwa bisa nya membuat dirinya tidak bisa bernapas. Dia juga berkata dirinya sangat berterima kasih kepada para dokter yang menyelamatkan nyawanya. Yuttapong tidak menyalahkan ular tersebut karena memang merupakan naluri ular untuk menggigit.

Raja kobra diklasifikasikan sebagai ular berbisa terpanjang di dunia yang berasal dari daerah Asia, mulai dari India sampai ke seluruh penjuru Asia Tenggara. Bisa nya sangat mematikan dan dapat membunuh seekor gajah dewasa dalam hitungan menit saja.

Original: Snake charmer survives king cobra bite in Thailand