Dua pekerja migran Indonesia di kota Kaohsiung, Taiwan, yang dikabarkan gagal mendapatkan hadiah setelah beberapa kali mencoba bermain mesin pencapit yang biasanya berisi mainan namun ini berisi bebargai produk, diduga akhirnya meggunakan magnet untuk mencuri headphone dari mesin itu pada hari Kamis dini hari.

Pada sekitar pukul 2 pagi tanggal 29 November, dua pria yang dimaksud terlihat berlaku mencurigakan, menurut sang pemilik mesin bermarga Tsai, yang menggunakan kamera CCTV untuk memonitor toko mesin-mesin pencapit nya, yang terletak di Jl. Pinghe di Kaohsiung, The Real Daily melaporkan.

Tsai pun segera mendatangi toko nya, dimana dia mendapati kedua tersangka yang diduga telah mencuri dua set headphone yang menggunakan sistem Bluetooth dengan cara menariknya keluar dengan memakai magnet.

Kedua pelaku, yang merupakan pekerja di sebuah pabrik di Wilayah Yong’an, akhirnya mengaku kepada polisi bahwa mereka telah mencoba berkali-kali untuk mendapatkan sesuatu namun tidak berhasil.

Melihat headphone yang dimaksud berada dalam sebuah kotak yang terbuat dari besi, mereka pun memakai magnet bekas dari pabrik dan kembali mengunjungi toko tersebut setelah tengah malam untuk mencuri.

Original: Migrant workers allegedly stole from arcade claw crane machine