Keluarga dari tiga warga negara Indonesia yg tewas ditembak polisi di Malaysia dalam sebuah pengejaran yang terjadi dua minggu lalu telah menyatakan bahwa pihak berwajib negara tetangga tersebut telah membunuh tiga orang yang tidak bersalah.

Tetapi polisi Malaysia telah mengklaim bahwa ketiga nya merupakan bagian dari sebuah kelompok kriminal yang terkenal dalam perampokan, yang mencoba melarikan diri ke dalam sebuah hutan lalu kemudian juga mencoba menyerang polisi dengan menggunakan parang.

Pada tanggal 10 November dini hari, seorang wanita menghubungi polisi dan berkata bahwa tiga orang pria telah membobol rumah nya di Puncak Bukit Mutiara di Tanjong Bungah di Pulau Pinang, surat kabar Malaysia Sin Chew Daily melaporkan.

Petugas pun mengejar ketiga pria tersebut namun situasi bagaimana mereka sampai tertembak tidaklah jelas. Beberapa laporan mengatakan bahwa ketiga WNI tersebut bersembunyi di sebuah semak-semak dekat TKP, sementara beberapa mengatakan bahwa polisi mengklaim ketiga pria Indonesia yang masing-masing berusia 30-an tahun tersebut, menyerang mereka dengan parang.

Ketiga parang diduga ditemukan bersama dengan ketiga pelaku pembobolan rumah yang telah tewas tersebut dan diamankan sebagai barang bukti. Polisi pun mengatakan bahwa ketiga pria tersebut kemungkinan adalah anggota Geng Rantau Mahkota – sebuah kelompok perampok-perampok asal Indonesia.

Namun dua orang anggota keluarga dari WNI yang tewas tersebut, yang tidak mau disebutkan identitas nya, berkata bahwa polisi salah – mereka bukan perampok, hanya pekerja migran saja. Dua diantara mereka baru saja melarikan diri dari pekerjaan mereka membetulkan atap rumah pada tanggal 8 November, sementara pria ketiga merupakan seorang pekerja pabrik yang meninggalkan pekerjaan nya tanpa pemberitahuan pada tanggal 9 November.

Petugas setempat dikabarkan mempertimbangkan untuk menguburkan jenasah ketiga pria tersebut di sebuah pemakaman muslim disana karena adanya kecemasan bahwa pihak keluarga tidak mampu membayar biaya untuk mengirim jenasah ketiga WNI kembali ke Indonesia.

Original: Trio shot dead by Malaysian police ‘just migrant workers’