Petugas departemen kehutanan India akhirnya berhasil menangkap seekor macan tutul yang dipercayai telah menewaskan dua orang dan melukai beberapa orang lainnya.

Menurut Times of India, macan tutul itu pertama-tama menerkam seorang petani di Pavijetpur, Chhota Udepur, Gujarat pada tanggal 4 Januari. Bulu Rathwa, 50, sedang bekerja di ladangnya dengan sang istri di dekat Desa Vavidi, ketika macan tutul yang dimaksud tiba-tiba menyerang dan menggigit pria tersebut di bagian lehernya, seketika itu juga menewaskannya, sementara sang istri mengalami luka ringan.

Hewan tersebut kemudian menyerang tiga orang lainnya pada tanggal 6 Januari. Pertama, dia menyerang seorang anak perempuan berusia delapan tahun bernama Mittal Rathwa di Desa Bandi, dan anak tersebut diselamatkan oleh penduduk setempat dan segera dibawa ke sebuah rumah sakit untuk pengobatan, dimana dia berada dalam kondisi kritis.

Tak lama setelah itu, macan tutul yang sama menyerang seorang bocah laki-laki berusia dua tahun bernama Chirag Rathwa di desa yang sama. Pihak yang berwajib berkata bocah tersebut sedang tidur beberapa meter dari rumah nya ketika macan tutul itu menyerang, menerkam leher nya dan berlari membawa korban ke arah hutan terdekat.

Macan tersebut melepaskan bocah itu ketika masyarakat desa mengejarnya, namun anak tersebut akhir meninggal oleh karena luka yang dideritanya, sebelum pertolongan datang.

Pada malam harinya di hari yang sama, macan tersebut menyerang seorang petani bernama Ramsing Rathwa, Indian Express melaporkan. Petani tersebut mengalami luka parah namun berhasil selamat.

Hari berikutnya, tanggal 7 Januari, macan tutul tersebut ditemukan sedang bersembunyi di sebuah ladang dan telah terbius. Sekitar 150 petugas kehutanan dikerahkan untuk menangkap kucing besar tersebut dalam sebuah operasi yang dimulai pada telat malam tanggal 6 Januari. Delapan kandang dengan jebakan dipasang di seluruh wilayah hutan Pavi Jetpur untuk menangkap hewan tersebut.

Petugas telah mengirim macan tutul tersebut ke sebuah pusat penyelamatan lokal, dimana macan tersebut akan diperiksa untuk memastikan apakah hewan itu adalah macan tutul yang telah melakukan empat peyerangan yang dimaksud.

Sementara itu, kandang dan jebakan yang telah dipasang masih dibiarkan di hutan tersebut kalau-kalau masih ada macan tutul yang lainnya.

Original: Leopard captured after series of attacks in India